Contoh Karangan Potensi Diri Saya Essay

Aktualisasi diri adalah Keinginan seseorang untuk menggunakan semua kemampuan dirinya untuk mencapai apapun yang mereka mau dan bisa dilakukan. (Disadur dan diterjemahkan dari: dictionary.cambridge.org)

Ahli jiwa Abraham Maslow, dalam bukunya Hierarchy of Needs menggunakan istilah aktualisasi diri (self actualization) sebagai kebutuhan dan pencapaian tertinggi seorang manusia. Maslow menemukan bahwa tanpa memandang suku asal usul seseorang, setiap manusia mengalami tahap-tahap peningkatan kebutuhan atau pencapaian dalam kehidupannya masing-masing. Kebutuhan tersebut meliputi:

  1. Kebutuhan fisiologis (physiological), meliputi kebutuhan pangan, pakaian, dan tempat tinggal maupun kebutuhan biologis.
  2. Kebutuhan keamanan dan keselamatan (safety), meliputi kebutuhan keamanan kerja, kemerdekaan dari rasa takut ataupun tekanan, keamanan dari kejadian atau lingkungan yang mengancam.
  3. Kebutuhan rasa memiliki sosial dan kasih sayang (social), meliputi kebutuhan terhadap persahabatan, berkeluarga, berkelompok, dan interaksi.
  4. Kebutuhan terhadap penghargaan (esteem), meliputi kebutuhan harga diri, status, martabat, kehormatan, dan penghargaan dari pihak lain.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri (self actualization), meliputi kebutuhan memenuhi keberadaan diri (self fulfillment) dengan memaksimumkan penggunaaan kemampuan dan potensi diri.

Selain itu, Ericson membuat teori pasikososial yang merepresentasikan dikhotomi antara kepercayaan dan ketidak-percayaan, dan otonomi versus malu dan ragu, sebagai contohnya. Dalam terma tahap akhir perkembangan menurut Ericson, "integritas ego versus keputus-asaan" adalah resolusi yang berhasil pada tahap ini sesuai dengan perasaan tentang makna hidup.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^"The Theory of Self-Actualization". Psychology Today (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-05. 

Semua berangkat dari visi yang murni dan tulus untuk membangun harapan dan masa depan yang indah. Setelah itu saya juga mendapatkan kesempatan sebagai pembicara pada International conference on Critical Discourse Analysis yang diselenggarakan oleh CRCS, UGM bekerjasama dengan Universitas di Belanda, pada bulan November 2009. Tahun berikutnya November 2010, saya mendapatkan kesempatan lagi untuk presentasi pada International Conference on Language, Education, and MDGs yang disponsori oleh UNESCO Bangkok di Thailand. Kesempatan ini adalah suatu yang luar biasa bagi saya karena sejak lama saya hanya sekedar menjadi peserta seminar tetapi dalam kesempatan ini saya bisa menjadi pembicara di tingkat internasional. Saya terharu dan bersyukur karena saya adalah orang biasa-biasa saja tetapi saya bisa berkontribusi lebih baik dan bisa berbicara di forum internasional yang dihadiri oleh para ilmuwan,praktisi, dan professor dari berbagai negara untuk menunjukkan pada dunia internasional bahwa ada anak muda dari Indonesia juga bisa melakukan sesuatu dan berbuat untuk bangsanya.

Semua berawal dari Impian dan indah pada waktunya

“ hiduplah dengan mempunyai impian dan harapan bukan hidup dalam mimpi”

Inilah hikmah yang saya dapatkan menjadi pembicara seminar International di Indonesia, sepertinya oleh hidup saya dipersiapkan lebih dulu untuk ditempa di negeri sendiri dan untuk dipercayai berbicara di kancah internasional. Pada tahun berikutnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Youth

Exchange pada bulan April 2010 di Budapest, Hungary, Eropa Timur yang dibiayai oleh Open Society Institute. Negara yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Tetapi, hanya oleh karena keyakinanlah yang menuntun setiap jalan-jalan yang harus saya tempuh. Sebagaimana saya teringat dengan lirik lagu yang selalu di putar di sebuah stasion radio amatir yang berbunyi “kuyakin saat Kau berfirman, kumenang saat Kau bertindak, hidupku hanya ditentukan oleh Kuasa-Mu, Bagi Tuhan tak ada yang mustahil, bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin,hidupku hanya ditentukan oleh perkataan-Mu…mujizat-Nya disediakan bagiku,ku diangkat dan dipulihkan-Nya…”. Saya tidak tahu itu lagu apa dan siapa yang menyanyi tetapi lirik lagu it telah menyentuh hati dan juga telah memberikan inspirasi saya untuk bisa berbuat lebih baik dan berkarya.

0 Replies to “Contoh Karangan Potensi Diri Saya Essay”

Lascia un Commento

L'indirizzo email non verrà pubblicato. I campi obbligatori sono contrassegnati *